Oleh: Arini
Hidayah, Lulu Farhatul Ummah, Luthfiatul Fuadah, dan Tasya Nanda Chinita
Kau
meramu, meracik bumbu-bumbu
Tidakkah
kau sadar aku mulai jatuh hati padamu?
Sejak kau
memilah sayur-mayur terbaik
Sampai
kau hidangkan, ada cinta tak tertahan
Jangan
hanya beri bumbu, kenakan clemekmu!
Meramulah
dan beri sedikit candu rindu
Sajikan dalam
sepiring nasi untuk berdua
Kata
orang, sepiring berdua bisa merasakan canda dalam romansa
Apa kau
tidak berpikiran untuk mencoba?
Aku telah
menunggumu di meja
Kapan
kita bercinta dengan nikmatnya sepiring berdua?
Asa dalam
diriku telah bercampur candu rindu
Kau pun
bumbui dengan rempah-rempah pengharapan yang tak kalah banyak
Membuat semakin
berselera
Ada yang
menggelitik hidungku
Kutelusuri
aroma itu seperti ada yang beda
Kau
mencumbuku, memanjakanku
Dengan
aroma yang selalu terngiang membuatku mabuk kepayang
Kau hanya
mengajakku mencicipi setiap bumbu
Yang kau
racik dengan candu rindu
Tanpa kau
beri aku penawar terhadap bumbu itu
Kau
hidangkan nasi dengan tumpukkan rindu di atasnya
Kau beri
bumbu-bumbu sebagai pelengkap hidangannya
Rasanya
kalbu ini menggebu-gebu
Kau buatku
rindu
Berbahankan
kasih dan sayang kau racik suatu hidangan yang membuatku kepayang
Kau
tambah dengan sedikit pemanis sebagai pelengkapnya
Agar kita
tetap harmonis nantinya
25
Februari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar